Tak ingin pisah, SBY minta jenazah diantar pakai Hercules

Bapak (SBY) minta pakai Hercules saja supaya bisa bersama-sama di atas, kalau Boeing kan tidak boleh naik kargonyaJakarta (ANTARA) - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan meminta sendiri agar jenazah istrinya, Ani Yudhoyono, diantarkan dengan pesawat Hercules karena tak ingin pisah dengan jenazah istrinya."Bapak (SBY) minta pakai Hercules saja supaya bisa bersama-sama di atas, kalau Boeing kan tidak boleh naik kargonya," ujar Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.Ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu (1/6) malam, Ferdinand mengatakan pesawat Hercules yang mengangkut ibu Ani Yudhoyono baru lepas landas pukul 19.30 WIB dari Pangkalan Udara Paya Lebar."Baru 'take off' jam 19.30 WIB, penerbangan dari Singapura ke Jakarta dua jam sepuluh menit," ungkap Ferdinand.Selain itu, nantinya seluruh keluarga SBY akan turut mengantar jenazah ibu Ani Yudhoyono turun dari pesawat menuju Puri Cikeas Bogor, Jabar.Sementara, ketika ditanya soal kehadiran Luhut Panjaitan di pesawat, Ferdinand belum bisa mengkonfirmasi kabar tersebut."Pak Luhut memang sudah dari kemarin di Kedutaan Indonesia di Singapura, tapi beliau mungkin tidak ikut di pesawat Hercules, ikut penerbangan komersil kembali," tegas Ferdinand.Sementara Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto, mengonfirmasi bahwa pesawat akan tiba dua jam lagi."Kita sekarang sedang gladi bersih persiapan penyambutan hingga membawa jenazah ke ambulans," ujar Fajar.Ia menambahkan setelah itu pengamanan akan terus dilanjutkan oleh pihak kepolisian, TNI, serta Paspampres hingga jenazah tiba di Puri Cikeas Bogor. Ani Yudhoyono di mata Mufidah Kalla Pewarta: Abdu FaisalEditor: Chandra Hamdani NoorCOPYRIGHT © ANTARA 2019 Let's block ads! (Why?)

Tak ingin pisah, SBY minta jenazah diantar pakai Hercules
Bapak (SBY) minta pakai Hercules saja supaya bisa bersama-sama di atas, kalau Boeing kan tidak boleh naik kargonya
Jakarta (ANTARA) - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan meminta sendiri agar jenazah istrinya, Ani Yudhoyono, diantarkan dengan pesawat Hercules karena tak ingin pisah dengan jenazah istrinya.

"Bapak (SBY) minta pakai Hercules saja supaya bisa bersama-sama di atas, kalau Boeing kan tidak boleh naik kargonya," ujar Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu (1/6) malam, Ferdinand mengatakan pesawat Hercules yang mengangkut ibu Ani Yudhoyono baru lepas landas pukul 19.30 WIB dari Pangkalan Udara Paya Lebar.

"Baru 'take off' jam 19.30 WIB, penerbangan dari Singapura ke Jakarta dua jam sepuluh menit," ungkap Ferdinand.

Selain itu, nantinya seluruh keluarga SBY akan turut mengantar jenazah ibu Ani Yudhoyono turun dari pesawat menuju Puri Cikeas Bogor, Jabar.

Sementara, ketika ditanya soal kehadiran Luhut Panjaitan di pesawat, Ferdinand belum bisa mengkonfirmasi kabar tersebut.

"Pak Luhut memang sudah dari kemarin di Kedutaan Indonesia di Singapura, tapi beliau mungkin tidak ikut di pesawat Hercules, ikut penerbangan komersil kembali," tegas Ferdinand.

Sementara Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto, mengonfirmasi bahwa pesawat akan tiba dua jam lagi.

"Kita sekarang sedang gladi bersih persiapan penyambutan hingga membawa jenazah ke ambulans," ujar Fajar.

Ia menambahkan setelah itu pengamanan akan terus dilanjutkan oleh pihak kepolisian, TNI, serta Paspampres hingga jenazah tiba di Puri Cikeas Bogor.

Ani Yudhoyono di mata Mufidah Kalla

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Let's block ads! (Why?)