Pemain muda Bhayangkara FC tak ingin regulasi U-20 sebagai aji mumpung

Saya sangat menantikan main di seniorJakarta (ANTARA) - Pemain muda Bhayangkara FC menyambut positif wacana penerapan regulasi U-20 di Liga 1 Indonesia, namun tak ingin menjadikannya sebagai aji mumpung untuk bisa meraih tempat di posisi inti."Keinginan pasti ada dan mau tembus ke tim senior, tapi untuk saat ini saya fokus cari jam terbang, cari pengalaman dulu agar kemampuan saya terus terasah," ujar pemain Bhayangkara U-19 Liba Valentino seperti dilansir dari laman resmi klub di Jakarta, Minggu. Valentino yang masuk dalam skuad timnas Indonesia U-19 ini mengatakan bahwa regulasi U-20 setidaknya memberikan peluang lebih besar bagi para pemain muda menambah jam terbang. Baca juga: PSSI kaji regulasi kewajiban klub turunkan pemain U-20 di liga Apabila diberi kesempatan untuk turun oleh pelatih Paul Munster, ia tak akan menyia-nyiakannya dan bakal mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki. "Kalau untuk regulasi saya pribadi setuju, itu juga membantu pemain muda seperti saya untuk menambah pengalaman di tim senior," kata dia. Senada dengan Valentino pemain muda The Guardian lainnya, Miftahul Husyen menyambut baik wacana regulasi tersebut. Bisa tembus ke tim senior Bhayangkara FC merupakan salah satu impiannya sebagai pemain muda. Baca juga: Kalahkan Persib di Bandung jadi momen terbaik bek Bhayangkara FC "Kalau saya berharap langsung tembus ke senior, karena itu keinginan saya dari dulu dan saya sangat menantikan main di senior," kata dia. Bagi Miftahul dan Valentino alasan ingin tembus ke skuad senior juga akan melapangkan jalan untuk meraih cita-citanya yakni sebagai pesepakbola profesional sekaligus polisi. "Saya juga ingin jadi polisi, itu salah satu alasan saya senang dan suka di Bhayangkara," kata Valentino. Baca juga: APSSI dorong PSSI wajibkan pemain U-20 berlaga di Liga 1 dan 2Baca juga: PSSI: Liga dilanjutkan demi kampanye adaptasi dan Piala Dunia U-20 Pewarta: Asep FirmansyahEditor: Junaydi SuswantoCOPYRIGHT © ANTARA 2020 Let's block ads! (Why?)

Pemain muda Bhayangkara FC tak ingin regulasi U-20 sebagai aji mumpung
Saya sangat menantikan main di seniorJakarta (ANTARA) - Pemain muda Bhayangkara FC menyambut positif wacana penerapan regulasi U-20 di Liga 1 Indonesia, namun tak ingin menjadikannya sebagai aji mumpung untuk bisa meraih tempat di posisi inti."Keinginan pasti ada dan mau tembus ke tim senior, tapi untuk saat ini saya fokus cari jam terbang, cari pengalaman dulu agar kemampuan saya terus terasah," ujar pemain Bhayangkara U-19 Liba Valentino seperti dilansir dari laman resmi klub di Jakarta, Minggu. Valentino yang masuk dalam skuad timnas Indonesia U-19 ini mengatakan bahwa regulasi U-20 setidaknya memberikan peluang lebih besar bagi para pemain muda menambah jam terbang. Baca juga: PSSI kaji regulasi kewajiban klub turunkan pemain U-20 di liga Apabila diberi kesempatan untuk turun oleh pelatih Paul Munster, ia tak akan menyia-nyiakannya dan bakal mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki. "Kalau untuk regulasi saya pribadi setuju, itu juga membantu pemain muda seperti saya untuk menambah pengalaman di tim senior," kata dia. Senada dengan Valentino pemain muda The Guardian lainnya, Miftahul Husyen menyambut baik wacana regulasi tersebut. Bisa tembus ke tim senior Bhayangkara FC merupakan salah satu impiannya sebagai pemain muda. Baca juga: Kalahkan Persib di Bandung jadi momen terbaik bek Bhayangkara FC "Kalau saya berharap langsung tembus ke senior, karena itu keinginan saya dari dulu dan saya sangat menantikan main di senior," kata dia. Bagi Miftahul dan Valentino alasan ingin tembus ke skuad senior juga akan melapangkan jalan untuk meraih cita-citanya yakni sebagai pesepakbola profesional sekaligus polisi. "Saya juga ingin jadi polisi, itu salah satu alasan saya senang dan suka di Bhayangkara," kata Valentino. Baca juga: APSSI dorong PSSI wajibkan pemain U-20 berlaga di Liga 1 dan 2Baca juga: PSSI: Liga dilanjutkan demi kampanye adaptasi dan Piala Dunia U-20 Pewarta: Asep FirmansyahEditor: Junaydi SuswantoCOPYRIGHT © ANTARA 2020 Let's block ads! (Why?)