KBRI ajak pebisnis Pakistan berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad mengajak para pebisnis Pakistan berpartisipasi dalam pameran virtual Trade Expo Indonesia 2020.Duta Besar RI untuk Pakistan Adam Mulawarman Tugio mengikuti acara peresmian pembukaan pameran Trade Expo Indonesia ke-35 secara virtual pada Selasa (10/11), menurut keterangan tertulis KBRI Islamabad yang diterima di Jakarta, Rabu. Pameran dagang Indonesia ke-35 yang dilaksanakan secara virtual itu dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo dan diikuti oleh para menteri, duta besar RI di luar negeri, duta besar negara sahabat di Indonesia, serta pelaku usaha dari Indonesia maupun mancanegara. Pagelaran Trade Expo Indonesia 2020 mengambil tema "Sustainable Trade in Digital Era" dan ditujukan untuk meningkatkan kinerja ekspor, promosi produk dalam negeri ke pasar global, serta mendorong pemulihan ekonomi nasional. Dalam upaya mendorong partisipasi para calon pembeli dan pengusaha Pakistan, KBRI Islamabad telah melakukan sosialisasi dan mengirimkan undangan kepada kamar dagang dan industri (KADIN) di 10 kota di Pakistan, yakni Islamabad, Rawalpindi, Sarhad, Faisalabad, Lahore, Gujrat, Gujranwala, Sialkot, dan Multan; serta kepada tiga asosiasi usaha -- Pakistan Oil Refiners Association (PEORA), Pakistan Vanaspati Manufacturers Association (PVMA), dan Pakistan Automobile Spare Parts Importers and Dealers Association (PASPIDA). Undangan juga diedarkan melalui jaringan media sosial milik KBRI Islamabad dan media setempat serta melalui jalur kontak perorangan.Tidak kurang dari 130 peserta dari seluruh Pakistan telah melakukan registrasi secara mandiri dan dapat mengikuti pameran virtual Trade Expo Indonesia 2020. Sesuai amanat Presiden Jokowi, Trade Expo Indonesia harus dirancang dengan sebaik-baiknya meskipun di tengah pandemi, dengan mengedepankan kreativitas untuk mendukung keunggulan produk produk Indonesia, meluaskan pasar, serta menjangkau konsumen yang lebih banyak. "Di masa pandemi semua negara mengalami gangguan di sisi supply dan demand. Hal ini dikarenakan kebijakan pengetatan arus barang untuk mencegah penyebaran COVID-19," ujar Presiden Jokowi. "Meski demikian, semua pihak harus bersikap optimistis dalam menghadapi perlambatan perdagangan," lanjutnya. Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto menyampaikan bahwa pameran virtual Trade Expo Indonesia 2020 hadir untuk menjembatani hubungan para eksportir Indonesia dengan mitra bisnis di seluruh dunia yang terbatas ruang gerak secara fisik. Panitia expo mencatat sejak dibuka pada 21 September 2020, pameran itu sudah diminati oleh 690 pelaku usaha Indonesia yang berorientasi ekspor, dengan 3.870 pembeli dari 109 negara. Baca juga: Dorong ekspor ke Jepang, "Trade Expo Indonesia" dilaksanakan virtualBaca juga: Trade Expo Indonesia Virtual-Exibition 2020 resmi dibukaBaca juga: Perpanjangan GSP dari AS beri peluang tingkatkan kesuksesan TEI 2020 Pewarta: Yuni Arisandy SinagaEditor: Azis KurmalaCOPYRIGHT © ANTARA 2020 Let's block ads! (Why?)

KBRI ajak pebisnis Pakistan berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad mengajak para pebisnis Pakistan berpartisipasi dalam pameran virtual Trade Expo Indonesia 2020.Duta Besar RI untuk Pakistan Adam Mulawarman Tugio mengikuti acara peresmian pembukaan pameran Trade Expo Indonesia ke-35 secara virtual pada Selasa (10/11), menurut keterangan tertulis KBRI Islamabad yang diterima di Jakarta, Rabu. Pameran dagang Indonesia ke-35 yang dilaksanakan secara virtual itu dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo dan diikuti oleh para menteri, duta besar RI di luar negeri, duta besar negara sahabat di Indonesia, serta pelaku usaha dari Indonesia maupun mancanegara. Pagelaran Trade Expo Indonesia 2020 mengambil tema "Sustainable Trade in Digital Era" dan ditujukan untuk meningkatkan kinerja ekspor, promosi produk dalam negeri ke pasar global, serta mendorong pemulihan ekonomi nasional. Dalam upaya mendorong partisipasi para calon pembeli dan pengusaha Pakistan, KBRI Islamabad telah melakukan sosialisasi dan mengirimkan undangan kepada kamar dagang dan industri (KADIN) di 10 kota di Pakistan, yakni Islamabad, Rawalpindi, Sarhad, Faisalabad, Lahore, Gujrat, Gujranwala, Sialkot, dan Multan; serta kepada tiga asosiasi usaha -- Pakistan Oil Refiners Association (PEORA), Pakistan Vanaspati Manufacturers Association (PVMA), dan Pakistan Automobile Spare Parts Importers and Dealers Association (PASPIDA). Undangan juga diedarkan melalui jaringan media sosial milik KBRI Islamabad dan media setempat serta melalui jalur kontak perorangan.Tidak kurang dari 130 peserta dari seluruh Pakistan telah melakukan registrasi secara mandiri dan dapat mengikuti pameran virtual Trade Expo Indonesia 2020. Sesuai amanat Presiden Jokowi, Trade Expo Indonesia harus dirancang dengan sebaik-baiknya meskipun di tengah pandemi, dengan mengedepankan kreativitas untuk mendukung keunggulan produk produk Indonesia, meluaskan pasar, serta menjangkau konsumen yang lebih banyak. "Di masa pandemi semua negara mengalami gangguan di sisi supply dan demand. Hal ini dikarenakan kebijakan pengetatan arus barang untuk mencegah penyebaran COVID-19," ujar Presiden Jokowi. "Meski demikian, semua pihak harus bersikap optimistis dalam menghadapi perlambatan perdagangan," lanjutnya. Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto menyampaikan bahwa pameran virtual Trade Expo Indonesia 2020 hadir untuk menjembatani hubungan para eksportir Indonesia dengan mitra bisnis di seluruh dunia yang terbatas ruang gerak secara fisik. Panitia expo mencatat sejak dibuka pada 21 September 2020, pameran itu sudah diminati oleh 690 pelaku usaha Indonesia yang berorientasi ekspor, dengan 3.870 pembeli dari 109 negara. Baca juga: Dorong ekspor ke Jepang, "Trade Expo Indonesia" dilaksanakan virtualBaca juga: Trade Expo Indonesia Virtual-Exibition 2020 resmi dibukaBaca juga: Perpanjangan GSP dari AS beri peluang tingkatkan kesuksesan TEI 2020 Pewarta: Yuni Arisandy SinagaEditor: Azis KurmalaCOPYRIGHT © ANTARA 2020 Let's block ads! (Why?)